MAUDY AYUNDA IDOLAKU { AILLA SHAVIRA NATASYA }

Maudy Ayunda (lahir 19 Desember 1994) adalah pemeran, penyanyi-penulis lagu, aktivis, model, wirausahawan, penulis berkebangsaan Indonesia. Ia masuk dalam daftar Forbes Asia 30 Under 30 pada 2021 dan telah 13 kali dinominasikan Anugerah Musik Indonesia, serta mendapatkan nominasi ganda Piala Citra pada Festival Film Indonesia 2022.

Maudy memulai debutnya di dunia hiburan melalui film Untuk Rena produksi Miles Films pada tahun 2005. Kemudian, ia membintangi beberapa film seperti Perahu Kertas (2012), Refrain (2013), dan Habibie & Ainun 3 (2019).

Maudy merilis album pertamanya pada tahun 2011, Panggil Aku... dengan singel hit-nya yang berjudul "Tiba Tiba Cinta Datang". Sejak saat itu, Maudy telah merilis album Moments (2015), dan Oxygen (2018), serta dua album mini: My Hidden Collection (2013) dan The Hidden Tapes: Vol. 1 (2021). Ia juga kerap mengisi lagu tema dalam film-film yang dibintanginya.

Kehidupan awal dan pendidikan

Maudy lahir dengan nama Ayunda Faza Maudya di Jakarta pada 19 Desember 1994. Ia merupakan putri sulung dari pasangan orang tua Didit Jasmedi R. Irawan dan Muren Murdjoko. Maudy memiliki seorang adik bernama Amanda Khairunnisa yang juga telah beberapa kali tampil sebagai aktris film.

Maudy memiliki hobi membaca dari kecil, ia belajar membaca di usia 3 tahun. Maudy menempuh sekolah dasar di SD Al-Azhar hingga kelas dua lalu pindah ke Sekolah Interkultural Mentari hingga lulus SMP. Awalnya, ia memiliki kendala bahasa dan harus beradaptasi menggunakan bahasa Inggris di sekolah internasional, sedangkan saat itu ia hanya terbiasa dengan bahasa Indonesia dan Jawa.

2005–2010: Awal karier

sunting

Debutnya dalam dunia hiburan tanah air diawali lewat film Untuk Rena yang dibintanginya bersama Surya Saputra pada tahun 2005. Dalam film produksi Miles Films tersebut, Maudy berperan sebagai Rena. Karena perannya di film tersebut, Maudy dianugerahkan penghargaan Aktris Utama Terpilih oleh Festival Film Jakarta 2006 di usianya yang baru menginjak 11 tahun. Ia juga dinominasikan dalam MTV Indonesia Movie Awards 2006 untuk kategori Most Favorite Rising Star. Selain mengawali karier sebagai aktris pada tahun 2005, ia juga merilis buku pertamanya yang berjudul A Forest of Fables. Buku tersebut berisi tujuh belas dongeng pendek tentang satwa-satwa di hutan. Seluruh hasil penjualan buku tersebut ia sumbangkan untuk korban Tsunami Aceh 2004.

Pada tahun 2009, Maudy kembali mendapatkan peran di film produksi Miles Films yang merupakan sekuel film Laskar Pelangi berjudul Sang Pemimpi. Dalam film tersebut, ia berperan sebagai gadis Melayu bernama Zakiah Nurmala. Di film tersebut, Maudy tidak hanya berperan sebagai Zakiah Nurmala, pujaan hati sang tokoh utama, Arai, tetapi juga ikut menyanyikan salah satu soundtrack-nya yang berjudul "Mengejar Mimpi". Sejak itu, namanya mulai diperhitungkan sebagai artis belia berbakat di Indonesia. Maudy juga terpilih sebagai finalis GADIS Sampul 2009.

Kehidupan pribadi

Maudy Ayunda menikah dengan Jesse Jiseok Choi, seorang pengusaha keturunan Korea berkebangsaan Amerika Serikat yang ia temui ketika menempuh pendidikan magister di Sekolah Bisnis Pascasarjana Stanford. Jesse menetap di Indonesia sejak akhir 2021 dan menjadi mualaf sejak Maret 2022. Akad nikah berlangsung pada 22 Mei 2022 di kediaman Maudy yang terletak di Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan.

Penghargaan dan nominasi

Sejak debutnya dalam dunia entertainment di tahun 2005, Maudy telah dinominasikan serta dianugerahi berbagai penghargaan. Ia dinominasikan dalam MTV Indonesia Movie Awards 2006 atas penampilan pertamanya di film Untuk Rena. Ia juga memenangkan kategori Aktris Utama Terpilih di Festival Film Jakarta 2006 pada usianya yang masih menginjak 11 tahun, mengalahkan Cornelia Agatha (Detik Terakhir), Kinaryosih (Betina), Nirina Zubir (Heart), dan Titi Kamal (Mendadak Dangdut). 

Maudy pertama kali dinominasikan dalam Anugerah Musik Indonesia pada AMI 2013 untuk kategori sebagai Pendatang Baru Terbaik dan Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik. Pada tahun tersebut pula ia dinominasikan untuk kategori Artis Wanita Terbaik dan Lagu Terbaik Indonesia di Anugerah Planet Muzik 2013. Sejak tahun 2013 hingga kini, Maudy telah mendapatkan 13 nominasi Anugerah Musik Indonesia tanpa satu kemenanganpun. Sejak tahun 2015, Maudy juga rutin masuk nominasi Penyanyi Solo Wanita Terdahsyat di Dahsyatnya Awards. Pada tahun 2015, Maudy pertamakali dinominasikan dalam Indonesian Choice Awards untuk kategori Female Singer of The Year dan berhasil memenangkannya. Tahun selanjutnya, ia kembali dinominasikan di kategori yang sama namun dikalahkan oleh Isyana Sarasvati dan masih banyak lagi penghargaan dan nominasi lainnya yang didapatkan.

Menginspirasi 

Maudy Ayunda menginspirasi saya karena melalui dedikasinya pada pendidikan, dengan melanjutkan studi di universitas ternama seperti Oxford dan Stanford, serta selalu menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci meraih mimpi. Dan juga seorang tokoh multitalenta, yang sukses di bidang seni, musik, dan bisnis. Selain itu, Maudy menunjukkan keberanian keluar dari zona nyaman, kemandirian, dan komitmen pada isu sosial, seperti pemberdayaan perempuan dan pendidikan, melalui berbagai kampanye dan platform yang di gunakan. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANGGOTA KE-2 "REKAP KEGIATAN KOKURIKULER HARI KE 3-4 °DENIAR RAYYA N.K/XDPIB-1/30°

MEGATHRUST 《ANZEL MAHAJAYANTI 》

REFLEKSI KEGIATAN KOKURIKULER DRAMA OPERET | ☆ Anzel Mahajayanti ☆