MAUDY AYUNDA IDOLAKU { AILLA SHAVIRA NATASYA }
2005–2010: Awal karier
Debutnya dalam dunia hiburan tanah air diawali lewat film Untuk Rena yang dibintanginya bersama Surya Saputra pada tahun 2005. Dalam film produksi Miles Films tersebut, Maudy berperan sebagai Rena. Karena perannya di film tersebut, Maudy dianugerahkan penghargaan Aktris Utama Terpilih oleh Festival Film Jakarta 2006 di usianya yang baru menginjak 11 tahun. Ia juga dinominasikan dalam MTV Indonesia Movie Awards 2006 untuk kategori Most Favorite Rising Star. Selain mengawali karier sebagai aktris pada tahun 2005, ia juga merilis buku pertamanya yang berjudul A Forest of Fables. Buku tersebut berisi tujuh belas dongeng pendek tentang satwa-satwa di hutan. Seluruh hasil penjualan buku tersebut ia sumbangkan untuk korban Tsunami Aceh 2004.
Pada tahun 2009, Maudy kembali mendapatkan peran di film produksi Miles Films yang merupakan sekuel film Laskar Pelangi berjudul Sang Pemimpi. Dalam film tersebut, ia berperan sebagai gadis Melayu bernama Zakiah Nurmala. Di film tersebut, Maudy tidak hanya berperan sebagai Zakiah Nurmala, pujaan hati sang tokoh utama, Arai, tetapi juga ikut menyanyikan salah satu soundtrack-nya yang berjudul "Mengejar Mimpi". Sejak itu, namanya mulai diperhitungkan sebagai artis belia berbakat di Indonesia. Maudy juga terpilih sebagai finalis GADIS Sampul 2009.
Kehidupan pribadi
Maudy Ayunda menikah dengan Jesse Jiseok Choi, seorang pengusaha keturunan Korea berkebangsaan Amerika Serikat yang ia temui ketika menempuh pendidikan magister di Sekolah Bisnis Pascasarjana Stanford. Jesse menetap di Indonesia sejak akhir 2021 dan menjadi mualaf sejak Maret 2022. Akad nikah berlangsung pada 22 Mei 2022 di kediaman Maudy yang terletak di Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan.
Penghargaan dan nominasi
Sejak debutnya dalam dunia entertainment di tahun 2005, Maudy telah dinominasikan serta dianugerahi berbagai penghargaan. Ia dinominasikan dalam MTV Indonesia Movie Awards 2006 atas penampilan pertamanya di film Untuk Rena. Ia juga memenangkan kategori Aktris Utama Terpilih di Festival Film Jakarta 2006 pada usianya yang masih menginjak 11 tahun, mengalahkan Cornelia Agatha (Detik Terakhir), Kinaryosih (Betina), Nirina Zubir (Heart), dan Titi Kamal (Mendadak Dangdut).
Maudy pertama kali dinominasikan dalam Anugerah Musik Indonesia pada AMI 2013 untuk kategori sebagai Pendatang Baru Terbaik dan Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik. Pada tahun tersebut pula ia dinominasikan untuk kategori Artis Wanita Terbaik dan Lagu Terbaik Indonesia di Anugerah Planet Muzik 2013. Sejak tahun 2013 hingga kini, Maudy telah mendapatkan 13 nominasi Anugerah Musik Indonesia tanpa satu kemenanganpun. Sejak tahun 2015, Maudy juga rutin masuk nominasi Penyanyi Solo Wanita Terdahsyat di Dahsyatnya Awards. Pada tahun 2015, Maudy pertamakali dinominasikan dalam Indonesian Choice Awards untuk kategori Female Singer of The Year dan berhasil memenangkannya. Tahun selanjutnya, ia kembali dinominasikan di kategori yang sama namun dikalahkan oleh Isyana Sarasvati dan masih banyak lagi penghargaan dan nominasi lainnya yang didapatkan.
Menginspirasi
Maudy Ayunda menginspirasi saya karena melalui dedikasinya pada pendidikan, dengan melanjutkan studi di universitas ternama seperti Oxford dan Stanford, serta selalu menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci meraih mimpi. Dan juga seorang tokoh multitalenta, yang sukses di bidang seni, musik, dan bisnis. Selain itu, Maudy menunjukkan keberanian keluar dari zona nyaman, kemandirian, dan komitmen pada isu sosial, seperti pemberdayaan perempuan dan pendidikan, melalui berbagai kampanye dan platform yang di gunakan.

Komentar
Posting Komentar